Tue. Oct 26th, 2021
jenis pasar uang

Pasar jika di kehidupan sehari hari mungkin bisa dijadikan sebagai tempat transaksi jual beli antara pedagang dan penjual. Namun di era digital ini ada yang namanya pasar uang. Ada beragam jenis pasar uang yang bisa diketahui.

Pengantar Pasar Uang Dan Berbagai Jenisnya

Sebelum membahas mengenai beragam jenis pasar uang, lebih baik mengetahui apa pengertian dari pasar uang tersebut. Pasar uang merupakan suatu cara atau tempat untuk menyimpan uang, surat berharga dan hal penting lainnya dalam jangka waktu satu tahun.

Pasar uang bisa digunakan untuk para investor yang ingin berinvestasi dalam jangka pendek. Selain itu tujuan pasar uang yaitu untuk memenuhi kebutuhan dalam jangka pendek serta dapat digunakan untuk memenuhi modal.

Pasar uang instrumen yang bisa dinegosiasikan melalui pasar uang mempunyai beragam jenisnya. Jenis pasar uang instrumen yang bisa di investasi memiliki jangka waktu satu tahun atau kurang dari satu tahun.

1. Sertifikat Bank Indonesia

Sertifikat Bank Indonesia atau SBI merupakan suatu cara yang digunakan untuk mengatur kestabilan nilai rupiah. SBI juga mempunyai jangka waktu sekitar 2 sampai 3 bulan. Sistem yang digunakan yaitu sistem bunga untuk imbalannya.

Dalam pasar uang surat berharga dari Sertifikat Pasar uang akan dilunasi oleh pemilik atau pemegang dana. Proses pembayarannya dilakukan pada tanggal yang sudah ditentukan berdasarkan kesepakatan yang sudah diputuskan.

2. Surat Berharga Pasar Uang atau SPBU

Perlu diketahui bahwa pasar uang berbeda dengan pasar modal. Dalam pasar uang, Surat Berharga Pasar Uang atau bisa disebut SPBU merupakan sebuah surat berharga yang berlaku jangka pendek. Serta bisa diperjualbelikan secara diskonto.

Dalam transaksinya di pasar uang melibatkan Bank Indonesia dan lembaga diskonto untuk menangani proses jual beli yang dilakukan. Mekanisme yang dilakukan seperti dunia usaha.

3. Deposito

Bagi para nasabah pasti tidak asing lagi dengan kata deposito. Dalam jenis pasar uang instrumen deposito merupakan uang yang dikeluarkan oleh bank dan ditujukan oleh nasabahnya.

Deposito juga mempunyai periode jatuh temponya sendiri. Serta juga memiliki tingkat suku bunganya sendiri untuk diberikan kepada para nasabah. Deposito mempunyai periode jatuh tempo sekitar 3 bulan, 6 bulan dan bisa sampai 12 bulan.

4. Treasury Bills

Treasury Bills merupakan sebuah surat utang. Surat utang tersebut dikeluarkan oleh pemerintah disuatu negara. Tentunya dengan disertai jangka waktu kurang dari satu tahun. Jenis pasar uang instrumen Treasury Bills ini mempunyai cara jual beli yang unik.

Dalam pasar uang instrumen Treasury Bills investor dapat membeli dengan harga diskon. Sistem selanjutnya setelah jatuh tempo tiba investor akan mendapatkan uang atau keuntungan dari selisih antara harga diskon dan modal yang diberikan.

5. Commercial Paper

Salah satu tujuan pasar uang yaitu dengan adanya Commercial Paper yang mulai diminati berbagai kalangan. Commercial Paper sangat efektif untuk dijadikan alternatif dalam menambah modal usaha. Commercial Paper mempunyai jangka waktu kurang dari satu tahun.

Bahkan ada juga Commercial Paper yang memiliki jangka waktu sekitar 9 bulan saja. Commercial Paper juga bisa disebut dengan utang yang dikeluarkan sebuah perusahaan kepada investor tanpa jaminan.

Perlu diketahui juga bahwa seluruh proses transaksi dari jenis pasar uang ada di Bank. Pasar uang juga mempunyai tingkat resiko yang lebih kecil dibandingkan dengan lainnya karena jangka waktunya pendek.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *