Tue. Oct 26th, 2021
cara memilih reksadana pasar uang

Reksadana pasar uang jadi cara alternatif untuk berinvestasi para pemula. Apa yang dimaksud reksadana pasar uang? Yakni merupakan reksadana yang berinvestasi pada utang dengan jatuh tempo kurang dari 1 tahun lamanya. Pasti terpikirkan cara memilih reksadana pasar uang?

Reksadana, Usaha Seperti Apa Itu?

Reksadana pasar uang bertujuan untuk memelihara modal dan menjaga kualitas uang. Sedangkan reksadana sendiri merupakan sebuah wadah yang digunakan untuk investasi pada instrumen pasar uang, nantinya uang yang tertumpuk di reksadana akan dialihkan sebagai saham.

Selain itu, reksadana juga diartikan sebagai sarana yang digunakan masyarakat untuk menabung atau menghimpun uang dana modal untuk berinvestasi akan tetapi hanya mempunyai waktu dan pengetahuan yang terbatas.

Seseorang yang menjalankan bisnis melalui reksadana bisa disebut sebagai investor, dimana dirinya bisa membeli dan menjual secara sembarangan. Secara modal memanglah memerlukan modal yang besar, akan tetapi secara keuntungan lebih menjanjikan bila dibandingkan usaha lain.

Cara Memilih Reksadana Pasar Uang Yang Aman

Anda yang tertarik terjun langsung ke reksadana wajib mematuhi prosesnya, tujuanya untuk menghindarkan Anda dari kesalahan. Reksadana sendiri berkesan seperti permainan uang bagi orang-orang. Hal ini pasti harus dihadapi dengan serius dan teliti.

Lantas bagaimana cara memilih reksadana pasar uang? Caranya cukup mudah bagi Anda yang ingin berinvestasi menggunakan reksadana pasar uang. Berikut beberapa cara memilih reksadana pasar uang.

1. Menentukan Tujuan Dalam Berinvestasi

Dalam berinvestasi pastinya mempunyai tujuan dibalik investasi uang tersebut. Entah itu untuk jangka pendek, jangka panjang atau jangka menengah. Setelah menemukan tujuan dalam berinvestasi maka langkah selanjutnya yaitu memilih reksadana pasar uang yang sesuai.

2. Menyesuaikan Antara Karakter Dan Minat

Dalam berinvestasi, pasti ada yang namanya rugi dan mengalami resiko. Tetapi kebanyakan masyarakat yang ingin berinvestasi selalu mencari untung atau cari aman saja. Maka dari itu, pilihlah reksadana pasar uang yang sesuai dengan karakter masing masing peminatnya.

Bagi Anda yang mempunyai karakteristik cari aman atau konservatif, maka disarankan untuk berinvestasi dalam reksadana pasar uang karena mempunyai resiko yang lebih rendah. Sebaliknya kalau Anda mau mencoba hal baru yang menantang, bisa memanfaatkan reksadana yang beresiko.

3. Melakukan Riset Sebelum Berinvestasi

Jika sudah memilih reksadana sesuai dengan karakter, maka cara memilih reksadana pasar uang yang selanjutnya yaitu melakukan riset dan mencari manajer untuk berinvestasi.

Anda bisa melakukan pencarian riset informasi mengenai manajer investasi dalam suatu perusahan. Untuk mengecek legalitas bisa menggunakan website OJK. Serta pilihlah manajer investasi yang mempunyai kualitas yang bagus, kinerja yang baik dan reputasi yang baik juga.

4. Pertimbangkan Nilai Drawdown Sebelum Berinvestasi

Anda bisa mempertimbangkan nilai kerugian maksimal pada reksadana pasar uang yang akan digunakan untuk berinvestasi. Reksadana pasar uang bisa dijadikan alternatif terbaik bagi para pemula yang ingin memulai berinvestasi.

5. Pertimbangkan Beban Biaya Dalam Investasi

Expense ratio atau yang dikenal dengan beban biaya dalam berinvestasi merupakan suatu perbandingan antara dana dalam beban operasi dalam waktu setahun dengan rata-rata aset bersih dalam waktu satu tahun juga.

Dalam berinvestasi tidak mengenal yang namanya kasta sosial. Semua bisa berinvestasi untuk masa depan terutama dengan menggunakan reksadana pasar uang yang efektif digunakan untuk pemula.

Penjelasan diatas adalah cara memilih reksadana pasar uang yang efektif dipakai untuk berinvestasi. Uang yang diinvestasikan tersebut akan berubah menjadi berlipat ganda asalkan tepat sasaran. Selamat berusaha!

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *